SMP YPPK Santo Antonius Nabire Mulai Hari Ini Menggelar KBM Tatap Muka

Nabire – Mulai hari ini, sejumlah sekolah di Nabire mulai melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, setelah mendapat rekomendasi dari Tim Satgas Covid19 Nabire serta SK dari Bupati Nabire maupun pengecekan dari Dinas Pendidikan kabupaten Nabire.

Salah satu sekolah yang mulai melaksanakan KBM hari ini adalah SMP YPPK Santo Antonius Nabire. Hal itu dibenarkan Kepala Sekolah Suster Aloysia, saat dikonfirmasi Nabire.Net, kamis siang (06/08).

Dijelaskan Suster Aloysia bahwa memang untuk KBM tatap muka mulainya hari ini, namun sebelumnya sekolah sudah memulai kegiatan tatap muka dengan murid sejak perkenalan kelas VII di awal tahun ajaran baru.

“Kami sudah punya pengalaman kegiatan tatap muka saat perkenalan dengan kelas VII. Berkaitan dengan kendala sebelum KBM tatap maka, kami sudah menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan, salah satunya waktu itu yang diminta untuk ditambahkan oleh Satgas Covid19 dan Dinas Pendidikan yaitu adanya keran air di setiap kelas, dan hal itu sudah dilengkapi,” kata Suster Aloysia.

Lebih lanjut dikatakan bahwa perlu kerja ekstra bagi pihak sekolah untuk memastikan protokol kesehatan berjalan baik yaitu berusaha untuk jaga jarak, pakai masker, memastikan anak tetap di kelas, bahkan untuk istirahat juga tetap di dalam kelas.

“Pendampingan dari tenaga pendidik di SMP YPPK Santo Antonius Nabire harus ekstra, sejam sebelum anak masuk, maka tenaga pendidik sudah siap di sekolah untuk memastikan kesiapan protokol pencegahan Covid19 seperti pengukuran suhu, pemakaian masker, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir,” urai Suster Aloysia.

Sementara itu, berkaitan dengan waktu pelaksanaan KBM tatap muka, Suster Aloysia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya baru melaksanakan KBM tatap muka dari pukul 08.00 hingga pukul 11.00 Wit dan kedepannya akan berjalan secara bertahap hingga pukul 12.00.

“Kalau kami melihat situasi baru sampai jam 11, kalau nantinya sudah berjalan baik, maka akan ditingkatkan lagi dari 33% yang disyaratkan menjadi 50%. Makanya satu minggu setiap kelas masing-masing KBM-nya 2 hari selama seminggu. Kelas VII hari senin dan kamis, kelas VIII hari selasa dan jumat, kelas IX hari rabu dan sabtu,” ujarnya.

Sementara peserta yang mengikuti KBM tatap muka yakni 16 anak per kelas atau dibagi dua dari yang sebelumnya 32 anak. Hal itu sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19 yakni menjaga jarak.

Ketika ditanyakan berkaitan dengan masukan dan keberatan dari orang tua/wali murid tentang KBM tatap muka, Kepala Sekolah SMP Antonius Nabire, Suster Aloysia menjelaskan bahwa pihaknya telah membagikan angket ke orang tua.

Jika orang tua belum setuju anaknya mengikuti KBM tatap muka, maka anak tersebut akan tetap dilayani dengan KBM Online maupun mengambil tugas di sekolah dan mengerjakannya di rumah.

[Nabire.Net]